Hari demi hari silih berganti seiring berjalannya waktu, tanpa ku sadari aku bukan seperti apa yang orangtua ku harapkan.
Sedih luar biasa ketika aku kembali memikirkan hal itu dengan terlintas bayangan orangtua ku.
Namun apa daya, cinta yang sudah mendalam kian tumbuh dihatiku.
Awal yang membuat ku yakin bahwa aku tak akan pernah melakukannya.
Namun, pasti setiap wanita selalu mudah percaya dengan apa yang mereka katakan.
Manisnya rayuan, perkataan yang selalu menghanyutkan perasaan, perkataan yang selalu membutakan iman.
Rasa menyesal itu selalu ada, namun rasanya aku berpikiran ingin melakukannya lagi lagi dan lagi.
Salah? Ya, aku sadar pasti salah ketika melakukan itu semua.
Kami melakukan suatu hubungan diluar batas.
Awalnya aku tidak menyadari apa yang dia inginkan.
Mengajakku ke kamar kostnya dan tanpa sengaja aku mendengar dia mengunci pintu kamar. Dan itu pun pertama kali juga aku singgah ke kamar kostnya.
Aku berfikir kami hanya nonton tv bareng, ketawa bareng, berbagi cerita dan sekedar hanya bergurau semata.
Namun tangannya pun langsung menggerogoti bagian atas yang aku punya.
Sekejap tangannya masuk ke dalam baju ku. Aku terkejut dan menatap mata nya dengan arti 'kenapa dia melakukan hal ini kepada ku'
Aku brontak hingga kasurnya pun berubah arah tak menentu. Namun apa daya, dia lebih kuat dibandingkan dengan mungilnya diriku.
Terlintas aku ingin sekali teriak sekencang kencang nya, namun dia sudah mengucapkan kalimat yang membuat ku hanyut.
Aku serius sama mu, aku gak akan ninggalin kamu. Percaya samaku
Ucap bibirnya yang manis dan tatapan matanya yang menghanyutkan.
Ahh sakitttt, aahhh sakit masss
Permainan dimulai
Luar biasa rasanya, entah tak terbayangkan sebelumnya sesuatu masuk kedalam lubang vagina ku.
Jeritanku pun kian menjadi. Dengan sigap bibirnya menghampiri bibirku dan memasukan lidahnya kedalam mulutku. Selesai dia bermain dengan bibirku, dia pun menutup mulutku dengan tangannya untuk menghentikan teriakanku.
Oh no, oh no. Aahhhh sakittttt
Desahanku pun membuat dia semakin menjadi jadi untuk melakukan goyangan yang luar biasa hingga tiba saatnya spermanya pun keluar mengenai bagian dadaku.
Dalam hati 'oh ini yang namanya sperma', yang kerap kali diperbincangkan oleh banyak gadis lainnya.
Namun, aku terus menatap matanya dan dia lansgung memberikan ciuman di kening ku.
Dia pun mengajak aku ke kamar mandi untuk membersihkan badan bersama.
Aku pun merasakan belaian kasih sayang tangannya yang terus bergeliang dari ujung rambut ku hingga ujung kaki ku.
Apa yang harus ku lakukan? apa aku harus bersedih tak menentu? apa aku harus senang? Gak mungkin!!! Itu suatu hal berharga yang wanita punya.









0 komentar:
Posting Komentar